Di website utama Anda, menu navigasi sangatlah penting. Ia membantu orang menemukan halaman “Tentang Kami”, blog, dan layanan Anda. Namun di sebuah Landing Page, menu navigasi adalah “Pembunuh Konversi”.
Landing page memiliki satu tugas: membuat pengguna menyelesaikan satu tindakan spesifik. Setiap link yang mengarah keluar dari tindakan tersebut adalah pintu keluar yang tidak perlu.
Attention Ratio (Rasio Perhatian)
Pemasar menggunakan konsep yang disebut Attention Ratio. Ini adalah rasio antara jumlah hal yang bisa dilakukan pengguna di suatu halaman dibandingkan dengan satu hal yang seharusnya mereka lakukan.
- Di homepage, rasionya mungkin 40:1 (lusinan link).
- Di landing page dengan konversi tinggi, rasionya harus 1:1.
Mengapa Kami Menghapus Menu?
- Mengurangi Choice Paralysis: Ketika hanya ada satu jalan ke depan, otak tidak perlu bekerja keras untuk membuat keputusan.
- Menjaga Momentum: Dengan menghapus link “Home”, “About”, dan “FAQ”, Anda menjaga pengguna tetap fokus pada pesan penjualan saat mereka men-scroll halaman.
- Waktu Tinggal Lebih Lama: Tanpa link untuk diklik keluar, pengguna lebih mungkin untuk tetap tinggal dan membaca testimoni serta value proposition Anda.
Bagaimana dengan Link Internal?
Jika landing page Anda panjang, Anda bisa menggunakan “Anchor Links” yang melompat ke bagian berbeda di halaman yang sama (seperti melompat ke tabel harga atau formulir). Ini menjaga pengguna tetap di dalam “funnel konversi” Anda sembari membantu mereka bernavigasi.
Kesimpulan
Landing page Anda adalah percakapan yang terfokus, bukan sebuah perpustakaan. Tutup pintu keluarnya, dan Anda akan melihat pintu konversi mulai terbuka.
Apakah landing page Anda punya terlalu banyak pintu keluar? Audit Funnel Konversi Anda atau Desain Halaman yang Terfokus.